Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Thomas Djiwandono menjadi salah satu dari tiga kandidat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Hal itu diumumkan menyusul mundurnya Juda Agung dari posisi Deputi Gubernur BI).
"(Yang mengundurkan diri) Atas nama Pak Juda (Agung)," ujar Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/1/2026).
Prasetyo mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menyiapkan tiga nama sebagai pengganti Juda Agung. Prasetyo mengaku tidak ingat siapa saja tiga nama itu. Meski demikian, Prasetyo, memastikan salah satu nama yang menjadi kandidat Thomas Djiwandono.
"Ada beberapa nama yang dikirimkan salah satunya memang betul ada nama yang kita usulkan adalah pak Wamenkeu atas nama pak Tommy (Thomas Djiwandono)," kata dia.
Berdasarkan aturan yang berlaku, Presiden Prabowo nantinya megirimkan surat ke DPR RI berisi kandidat calon Deputi Gubernur BI. Nantinya, DPR RI akan melakukan uji uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.
"Bapak Presiden atau pemerintah mengirimkan Surpres ke DPR, karena memang proses pemilihannya ada di DPR melalui uji kompetensi atau fit and proper test," imbuh Prasetyo.
