Jakarta, IDN Times - Perusahaan milik Elon Musk, SpaceX, sedang bersiap untuk menjual sahamnya ke masyarakat luas melalui proses yang disebut Penawaran Umum Perdana (IPO). Hal itu dilaporkan Business Times pada Selasa (31/3/2026).
Langkah besar bertajuk Project Apex ini diprediksi akan menjadi momen bersejarah di pasar modal dunia. Nilai perusahaan diperkirakan mencapai angka fantastis, yakni 1,75 triliun dolar AS (Rp29,74 kuadriliun) atau setara dengan perusahaan raksasa seperti Apple dan Microsoft.
Rencana besar ini bukan sekadar urusan jual-beli saham biasa, melainkan langkah strategis SpaceX untuk memperkuat pendanaan misi ambisius mereka ke planet Mars. Dengan menggabungkan teknologi internet satelit Starlink dan kecerdasan buatan dari xAI, SpaceX berupaya meyakinkan para investor bahwa masa depan ekonomi kini tidak lagi terbatas di bumi, melainkan sudah menjangkau luar angkasa.
Jika berjalan lancar, perusahaan ini dijadwalkan akan mulai melantai di bursa saham Wall Street pada Juni 2026 mendatang.
