Melihat kompetitor sukses menerapkan strategi tertentu sering memunculkan dorongan untuk melakukan langkah serupa dengan harapan memperoleh hasil yang sama. Strategi pemasaran, penentuan harga, konsep produk, sampai cara berkomunikasi dengan konsumen terlihat seperti rumus siap pakai ketika terbukti berhasil di bisnis lain. Padahal, keberhasilan sebuah strategi biasanya lahir dari banyak faktor internal dan eksternal yang gak selalu terlihat dari permukaan.
Mengamati kompetitor tetap penting karena bisnis perlu memahami pergerakan pasar dan perubahan perilaku konsumen. Namun, observasi seharusnya menjadi sumber wawasan untuk menyusun keputusan sendiri, bukan alasan untuk menyalin setiap langkah yang dilakukan pemain lain. Supaya bisnis gak kehilangan arah hanya karena terlalu sibuk mengikuti kompetitor, yuk pahami berbagai alasannya.
