Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Anggaran Kas: Pengertian, Tujuan dan Cara Menyusunnya
Ilustrasi briguna purna (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Anggaran kas adalah rencana penerimaan dan pengeluaran kas perusahaan untuk periode mendatang guna menjaga keseimbangan keuangan serta memantau kondisi kas secara efektif.
  • Tujuan utama anggaran kas mencakup pemantauan berkelanjutan, penyesuaian dengan pos keuangan lain, serta menjadi alat koordinasi dan evaluasi kinerja perusahaan.
  • Penyusunan anggaran kas dilakukan melalui perhitungan penerimaan dan pengeluaran kas, lalu disusun seimbang agar pendapatan lebih besar dari pengeluaran demi menjaga kondisi keuangan tetap surplus.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Perusahaan bikin rencana uang supaya tahu kapan uang masuk dan keluar. Rencana itu namanya anggaran kas. OJK bilang anggaran kas bantu jaga uang biar seimbang. Di sana dihitung uang yang diterima dan dikeluarkan. Kalau ada lebih atau kurang bisa cepat diperbaiki. Sekarang perusahaan pakai ini biar keuangannya aman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyak hal yang harus dipersiapkan oleh perusahaan dalam menjalankan bisnisnya, salah satunya adalah anggaran. Anggaran yang tepat akan membantu perusahaan lebih mudah untuk mencapai berbagai tujuan yang telah ditargetkannya sejak awal.

Ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan dalam penyusunan anggaran, salah satunya tujuan anggaran kas itu sendiri.

Anggaran kas akan berkaitan dengan berbagai penerimaan dan juga pengeluaran yang dilakukan perusahaan dalam waktu tertentu. Apa itu anggaran kas secara lengkap, berikut ini penjelasannya.

1. Pengertian anggaran kas

Ilustrasi Anggaran. (IDN Times/Aditya Pratama)

Berdasarkan penjelasan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), anggaran kas adalah anggaran penerimaan dan pengeluaran kas untuk satu periode mendatang, di mana anggaran ini akan membantu pihak manajemen perusahaan dalam mengamankan keseimbangan antara pendapatan dan juga pengeluaran kas agar sesuai dengan tingkat kewajaran. 

Jika melihat penjelasan di atas, anggaran kas jelas akan membantu perusahaan untuk menjaga keseimbangan keuangannya dengan lebih mudah. Perusahaan akan dapat memantau kewajaran dari berbagai pengeluaran dan juga pendapatannya selama periode tertentu di masa mendatang, sehingga perencanaan bisa dilakukan dengan lebih maksimal, bahkan sejak awal.  

Secara umum, anggaran bisa didefenisikan sebagai anggaran yang memuat berbagai rencana detail terkait jumlah kas dan juga berbagai perubahan yang terjadi di dalamnya selama kurun waktu tertentu untuk periode mendatang. Hal ini mencakup semua perubahan, baik itu perubahan dalam permintaan kas atau perubahan dalam pengeluaran kas itu sendiri. 

Anggaran ini juga akan akan menjadi sebuah alat yang penting untuk proses penyusunan serta pengendalian keuangan di dalam perusahaan, sebab anggaran kas ini memuat perkiraan penerimaan serta pengeluaran kas dalam periode tertentu untuk masa mendatang. 

Hal di atas akan memungkinkan perusahaan mengetahui kondisi keuangannya (kas) dengan jelas, termasuk kapan kas tersebut mengalami defisit dan kapan mengalami kondisi surplus. 

Pengawasan yang dilakukan perusahaan terhadap kas tentu bertujuan positif dan bisa memberikan manfaat yang baik bagi kinerja perusahaan ke depannya. Jika ada masalah di dalam keuangan, maka dengan cepat pihak manajemen dapat mengambil keputusan yang tepat untuk mengatasinya.

2. Tujuan pengadaan anggaran kas dalam perusahaan

ilustrasi orang menghitung uang (pexels/Karolina Grabowska)

Selain untuk mengetahui kondisi kas perusahaan apakah efisit atau mengalami surplus, anggaran kas juga memiliki beberapa tujuan lainnya seperti berikut ini:  

  1. Menjadi alat pemantau kondisi kas perusahaan secara berkesinambungan (terus menerus).
  2. Memudahkan perusahaan untuk melakukan penyesuaian antara kas dengan berbagai pos lainnya di dalam keuangan, antara lain; keseluruhan modal kerja, utang, berbagai biaya, dan juga pendapatan penjualan.
  3. Menunjukkan kondisi posisi keuangan (kas) pada setiap penutupan periode aktifitas operasional perusahaan itu sendiri.
  4. Menunjukkan adanya selisih kas (kelebihan serta kekurangan), termasuk menjadi salah satu faktor penentu dalam pembiayaan untuk investasi yang akan dilakukan perusahaan.
  5. Menjadi tolak ukur kesuksesan berbagai target yang telah dicapai oleh perusahaan.
  6. Menjadi alat koordinasi serta integrasi unuk berbagai aktifitas perusahaan.

3. Cara penyusunan anggaran kas

Ilustrasi mencatat pengeluaran. (pexels.com/Karolina Grabowska)

Ada beberapa tahap yang perlu dilakukan dalam penyusunan anggaran kas, berikut ini adalah beberapa di antaranya: 

1. Menghitung jumlah penerimaan kas

Penerimaan kas pada umumnya bisa berasal dari beberapa pos yang berbeda, antara lain: 

  • Penagihan piutang perusahaan.
  • Aktifitas penjualan tunai.
  • Pendapatan atas penjualan aktiva tetap perusahaan.
  • Pendapatan lain-lain (di luar operasional), seperti pendapatan bunga.
  • Penghasilan sewa, termasuk penghasilan dari dividen dan yang lainnya. 

2. Menghitung jumlah pengeluaran kas

Pengeluaran kas perusahaan bisa saja dalam bentuk berbagai biaya, baik itu yang termasuk dalam biaya utama (biaya operasional) maupun berbagai biaya lainnya (di luar operasional). Berikut ini adalah beberapa di antaranya:  

  • Pengadaan bahan baku dengan pembayaran  tunai.
  • Pembayaran utang perusahaan.
  • Pembayaran gaji tenaga kerja secara tunai.
  • Pembayaran berbagai biaya pabrik.
  • Pembayaran berbagai biaya administrasi di dalam operasional.
  • Pembayaran berbagai biaya dalam proses penjualan.
  • Belanja aktiva tetap.
  • Pembayaran lain-lain, termasuk biaya bunga, biaya sewa, dan yang lainnya. 

3. Penyusunan anggaran kas

Setelah menentukan tujuan anggaran kas dan melakukan perhitungan di atas, maka penyusunan anggaran kas sudah dapat dilakukan dengan lebih mudah oleh pihak perusahaan. Penyusunan anggaran kas ini haruslah berimbang, di mana pengeluaran dan pendapatan tidak timpang atau berat sebelah. 

Namun pada dasarnya, akan sangat baik jika jumlah pendapatan lebih besar daripada jumlah pengeluaran itu sendiri. Kondisi ini akan memungkinkan keuangan perusahaan dalam keadaan surplus.

4. Anggaran kas mengamankan keseimbangan keuangan perusahaan

Ilustrasi Finansial (IDN Times/Arief Rahmat)

Penerapan anggaran kas di dalam perusahaan merupakan hal yang wajib dan penting untuk dilakukan. Anggaran ini akan memuat berbagai penerimaan dan pengeluaran perusahaan di periode mendatang.

Bukan hanya memudahkan pengelolaan keuangan, anggaran kas juga akan membantu perusahaan mengamankan keseimbangan antara pengeluaran dan pendapatannya dengan lebih baik. 

FAQ seputar Anggaran Kas

Apa itu anggaran kas?

Anggaran kas adalah perencanaan arus masuk dan keluar uang dalam periode tertentu agar keuangan tetap terkontrol dan stabil.

Kenapa anggaran kas itu penting?

Karena membantu mengatur keuangan, mencegah kekurangan dana, dan memastikan semua kebutuhan terpenuhi sesuai rencana.

Apa manfaat membuat anggaran kas?

Membantu mengontrol pengeluaran, merencanakan keuangan, dan menjaga kondisi finansial tetap sehat.

Siapa yang perlu membuat anggaran kas?

Semua orang, baik individu maupun pelaku bisnis, agar keuangan lebih teratur dan terencana dengan baik.

Bagaimana cara membuat anggaran kas?

Catat pemasukan dan pengeluaran, lalu susun rencana penggunaan uang sesuai prioritas kebutuhan.

Editorial Team