Ilustrasi pekerjaan data analyst (freepik.com/pressfoto)
Secara global, valuasi profesi ini jauh lebih tinggi, terutama di negara dengan adopsi teknologi matang.
1. Amerika Serikat
Di Amerika Serikat, misalnya, kisaran gaji tahunan data analyst berada di angka 85.000 hingga 135.000 USD, atau setara sekitar Rp1,4 miliar hingga Rp2,25 miliar per tahun. Angka ini banyak ditemui di pusat teknologi seperti Silicon Valley dan New York, tempat perusahaan teknologi global dan startup unicorn beroperasi.
2. Singapura
Di kawasan Asia Tenggara, Singapura menjadi salah satu negara dengan standar gaji tertinggi. Data analyst di sana bisa memperoleh penghasilan sekitar 45.000 hingga 80.000 SGD per tahun, atau kurang lebih Rp580 juta hingga Rp1,03 miliar per tahun. Tingginya kompensasi ini sejalan dengan posisi Singapura sebagai hub finansial dan teknologi di Asia Tenggara.
3. Australia
Di Australia, khususnya kota besar seperti Sydney dan Melbourne, gaji tahunan data analyst berkisar antara 70.000 hingga 110.000 AUD, setara dengan sekitar Rp765 juta hingga Rp1,2 miliar per tahun. Permintaan kuat datang dari sektor perbankan, kesehatan, dan pemerintahan.
4. Kanada
Kanada juga menawarkan kompensasi bagi data analyst yang kompetitif, yakni sekitar 60.000 hingga 95.000 CAD per tahun, atau setara Rp720 juta hingga Rp1,13 miliar per tahun. Toronto dan Vancouver menjadi pusat pertumbuhan industri data, fintech, dan kecerdasan buatan (AI).
5. Jerman
Di Eropa, Jerman termasuk negara dengan kebutuhan data analyst yang tinggi, terutama di sektor otomotif dan teknik. Kisaran gajinya berada di angka 55.000 hingga 85.000 EUR per tahun, atau sekitar Rp965 juta hingga Rp1,49 miliar per tahun.
Perbedaan nominal yang cukup besar ini dipengaruhi oleh tingkat kematangan industri data, biaya hidup, regulasi ketenagakerjaan, serta skala ekonomi masing-masing negara. Semakin strategis peran data dalam perekonomian suatu negara, semakin tinggi pula standar gaji yang ditawarkan.
Secara keseluruhan, gaji data analyst di Indonesia tergolong kompetitif dan terus meningkat seiring transformasi digital di berbagai sektor. Dengan pengalaman, spesialisasi, serta kemampuan komunikasi yang kuat, peluang untuk mendapatkan gaji data analyst yang lebih tinggi masih sangat terbuka dalam beberapa tahun ke depan.