Jakarta, IDN Times - Di tengah pergerakan pasar kripto yang cenderung bergerak dalam rentang terbatas atau sideways dalam beberapa waktu terakhir, strategi investasi berbasis konsistensi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) kembali menjadi relevan.
Apalagi untuk investor pemula yang ingin membangun portofolio secara bertahap, tanpa harus terpengaruh oleh volatilitas jangka pendek.
Vice President INDODAX, Antony Kusuma menyampaikan kondisi pasar saat ini dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk menerapkan strategi investasi yang lebih disiplin dan terukur.
“Dalam kondisi pasar yang cenderung sideways, banyak investor cenderung wait and see atau bahkan mencoba menebak titik terendah. Padahal, strategi seperti Dollar Cost Averaging dapat menjadi pendekatan yang lebih realistis, karena tidak bergantung pada market timing,” ucap Antony dikutip Sabtu, (2/5/2026).
