Jakarta, IDN Times - Krisis kelangkaan dolar Amerika Serikat (AS) di Venezuela kini mencapai tahap kritis. Kondisi ini memaksa pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) mengambil langkah ekstrem demi menjaga operasional perusahaan. Akibat sulitnya mengakses dolar di pasar resmi, para pengusaha mulai beralih ke mata uang kripto dan menaikkan harga produk secara signifikan guna menghadapi ketidakpastian ekonomi.
Situasi ini mencerminkan kegagalan pemerintah dalam mengelola alokasi keuangan negara. Kebijakan yang ada justru membatasi ruang gerak industri manufaktur domestik dan mengancam ketersediaan kebutuhan pokok, terutama obat-obatan esensial. Hal ini terjadi karena rantai pasok impor bahan baku terputus akibat sulitnya akses terhadap valuta asing yang stabil.