Membeli rumah kerap dipandang sebagai tonggak penting dalam kehidupan, terutama bagi generasi muda yang mulai mapan secara karier dan finansial. Namun, di balik keputusan besar tersebut, tidak sedikit pembeli justru menyadari bahwa pilihan yang diambil ternyata kurang tepat setelah rumah ditempati.
Penyesalan biasanya muncul saat berbagai masalah mulai terasa, mulai dari lingkungan yang tidak sesuai hingga kondisi bangunan yang menyimpan persoalan tersembunyi. Situasi ini menunjukkan bahwa proses membeli rumah membutuhkan pertimbangan yang jauh lebih matang dibanding sekadar rasa suka pada tampilan fisik.
Sebagai aset bernilai besar, rumah memiliki dampak jangka panjang terhadap stabilitas keuangan dan kualitas hidup penghuninya. Kesalahan dalam memilih rumah bukan hanya berujung pada ketidaknyamanan, tetapi juga potensi kerugian finansial yang tidak sedikit. Oleh karena itu, untuk menghindari penyesalan di kemudian hari, penting memahami penyebab banyak pembeli salah beli rumah berikut ini.
