Investasi sering dianggap sebagai cara untuk mengembangkan uang dalam jangka panjang. Namun, membeli aset tidak otomatis membuat seseorang memperoleh keuntungan. Kesalahan dalam mengambil keputusan justru bisa membuat hasil investasi jauh dari harapan. Bahkan, investor bisa mengalami kerugian bukan hanya karena harga aset turun, tetapi juga karena terlalu sering bertransaksi, mengabaikan biaya, atau menaruh terlalu banyak uang pada satu jenis aset.
Dilansir Investor.gov, ada sejumlah perilaku yang dapat mengganggu kinerja investasi. Di antaranya active trading, terlalu berfokus pada kinerja masa lalu, menahan investasi yang merugi terlalu lama, dan menjual investasi yang untung terlalu cepat. Lantas, kesalahan apa saja yang perlu dihindari agar investasi tidak malah boncos?
