Jakarta, IDN Times - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) mengakui mendapatkan banyak tantangan ketika harus melakukan transformasi bisnis berupa digitalisasi kepada para nasabahnya. Tantangan tersebut berkaitan erat dengan para nasabah PNM yang datang dari kalangan underprivileged alias kurang mampu.
Corporate Secretary PNM, Lalu Dodot Patria Ary mengatakan, kurangnya literasi digital para nasabah jadi salah satu tantangan yang kini dihadapi PNM dalam upaya mentransformasikan bisnisnya.
"Tantangannya secara umum kita harus kasih tahu, bahasa umumnya literasi. Apa sih manfaat menggunakan gadget dalam kehidupan sehari-hari karena faktanya memang banyak nasabah kami yang belum memiliki gadget," ucap Dodot dalam media briefing di Menara PNM, Jakarta, Selasa (14/11/2023).
