Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
POJ dan TOP Tambah 250 Armada untuk Mitra Driver Gojek
PT Pesonna Optima Jasa (POJ), perusahaan cucu Pegadaian, menjalin kerja sama strategis dengan PT Trans Optima Perkasa (TOP) untuk memperluas akses kepemilikan dan penyewaan kendaraan bagi mitra pengemudi layanan ride-hailing. (dok. Pegadaian)
  • POJ dan TOP menyerahkan 250 kendaraan, terdiri dari 200 unit bensin dan 50 unit listrik, untuk mendukung mitra driver Gojek agar lebih mudah memiliki atau menyewa kendaraan kerja.

  • Kolaborasi ini juga mendorong penggunaan kendaraan listrik dengan target pengoperasian hingga 500 unit EV tahun ini, seiring meningkatnya permintaan dari mitra pengemudi karena efisiensi biaya operasional.

  • TOP kini mengelola total 1.650 armada dan bersama POJ berencana memperluas layanan ke kota tier dua serta mengembangkan penyewaan kendaraan listrik roda dua untuk sektor logistik dan transportasi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PT Pesonna Optima Jasa (POJ) dan PT Trans Optima Perkasa (TOP) menambah 250 unit kendaraan untuk mendukung mitra pengemudi Gojek melalui program penyewaan armada, termasuk kendaraan listrik.
  • Who?
    Kolaborasi dilakukan oleh POJ, perusahaan cucu Pegadaian, bersama TOP. Mitra pengemudi Gojek menjadi penerima manfaat utama dari penambahan armada ini.
  • Where?
    Kegiatan penyerahan dan operasional awal armada berlangsung di wilayah Jabodetabek, dengan rencana ekspansi ke kota-kota tier dua di Indonesia.
  • When?
    Penyerahan tahap awal dilakukan saat ini sebagai bagian dari kerja sama strategis tahun berjalan. Evaluasi program dijadwalkan tiga bulan ke depan sebelum diperluas.
  • Why?
    Program ini bertujuan membantu calon mitra pengemudi yang terkendala kepemilikan kendaraan, membuka lapangan kerja baru, serta mendukung transisi menuju transportasi ramah lingkungan.
  • How?
    Penyediaan 200 kendaraan berbahan bakar bensin dan 50 kendaraan listrik dilakukan melalui sistem sewa kompetitif. Seluruh perawatan dan dukungan operasional dikelola oleh TOP agar mitra dapat langsung bekerja produktif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Pesonna Optima Jasa (POJ), perusahaan cucu Pegadaian, menjalin kerja sama strategis dengan PT Trans Optima Perkasa (TOP) untuk memperluas akses kepemilikan dan penyewaan kendaraan bagi mitra pengemudi layanan ride-hailing. Sebagai tahap awal kolaborasi, kedua perusahaan menyerahkan 250 unit kendaraan yang akan digunakan oleh mitra driver Gojek.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat ekosistem transportasi daring, tetapi juga membuka peluang kerja baru sekaligus mendukung pengurangan emisi karbon melalui penggunaan kendaraan listrik.

1. POJ dan TOP siapkan 250 armada untuk mitra driver

PT Pesonna Optima Jasa (POJ), perusahaan cucu Pegadaian, menjalin kerja sama strategis dengan PT Trans Optima Perkasa (TOP) untuk memperluas akses kepemilikan dan penyewaan kendaraan bagi mitra pengemudi layanan ride-hailing. (dok. Pegadaian)

Sebanyak 250 kendaraan yang diserahkan terdiri dari 200 unit kendaraan berbahan bakar bensin (Internal Combustion Engine/ICE) dan 50 unit kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV).

Direktur PT POJ, Ferry Hariawan, mengatakan kerja sama tersebut bertujuan membantu masyarakat yang ingin menjadi mitra pengemudi, tetapi terkendala kepemilikan kendaraan.

"Melalui kerja sama ini, ada satu dampak sosial utama yang langsung kita sasar, yaitu menekan angka pengangguran. Mobil-mobil ini disewakan secara kompetitif kepada para mitra driver perusahaan ride-hailing, khususnya mitra Gojek, sehingga mereka bisa langsung produktif tanpa terkendala modal awal pembelian kendaraan," ujar Ferry.

Menurutnya, program ini akan dievaluasi dalam tiga bulan ke depan sebelum diperluas ke skala yang lebih besar.

"Saat ini kita melepas 250 armada. Setelah evaluasi tiga bulan, kami menargetkan untuk menambah hingga mencapai total 1.000 unit kendaraan," jelasnya.

2. Kolaborasi juga dorong penggunaan kendaraan listrik

ilustrasi pengisian daya kendaraan listrik (pexels.com/Kindel Media)

Selain memperluas akses kendaraan, kerja sama ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Sebanyak 50 kendaraan listrik telah mulai dioperasikan pada tahap awal, dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring meningkatnya kebutuhan pasar.

CEO PT Trans Optima Perkasa, Agung Beratha, mengatakan permintaan kendaraan listrik dari mitra pengemudi terus meningkat karena biaya operasional yang lebih efisien.

"Permintaan kendaraan EV dari mitra driver kami saat ini terus meroket hingga menyentuh angka 80 persen. Menjawab antusiasme tersebut, tahun ini kami memasang target agresif untuk mengoperasikan sedikitnya 500 unit kendaraan EV di jalanan," tambah Agung.

3. POJ dan TOP bidik ekspansi armada ke berbagai daerah

ilustrasi safety riding naik motor listrik (Dok. IDN Times)

Agung menjelaskan, meski baru beroperasi selama dua tahun, TOP telah mengelola sekitar 1.400 armada di wilayah Jabodetabek. Dengan tambahan 250 kendaraan dari POJ, total armada aktif yang dikelola kini mencapai 1.650 unit.

Menurutnya, layanan yang diberikan tidak hanya berupa penyewaan kendaraan, tetapi juga dukungan operasional sehingga mitra pengemudi dapat lebih fokus bekerja.

"Di tengah situasi ekonomi global yang dinamis, semakin banyak masyarakat yang beralih menjadi pekerja mandiri. TOP hadir bukan sekadar menyewakan fisik mobil, melainkan memberikan paket solusi: kepastian unit yang prima, jaminan regulasi, dan kepastian pendapatan (income) bagi mitra. Mereka juga diuntungkan karena tidak perlu memikirkan biaya harian dan waktu untuk perawatan rutin kendaraan, semuanya di-manage oleh sistem kami," ungkap Agung.

Ke depan, POJ dan TOP juga berencana memperluas layanan ke kota-kota tier dua di Indonesia serta mengkaji pengembangan bisnis penyewaan kendaraan roda dua berbasis listrik untuk mendukung sektor logistik dan transportasi penumpang. Selain itu, POJ akan memanfaatkan kolaborasi ini untuk memperkenalkan edukasi investasi emas kepada mitra pengemudi sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan di ekosistem ride-hailing. (WEB)

Curated For You

Topics

Editorial Team

Related Article