Ilustrasi uang (freepik.com)
1. Waspadai permintaan yang mencurigakan
Hati-hati jika ada yang:
Bank atau institusi tepercaya tidak pernah meminta transaksi untuk “mengamankan dana” atau menyuruhmu menyimpan rahasia dari keluarga.
2. Selalu verifikasi sumbernya
Jika ada panggilan atau pesan yang terasa aneh, jangan langsung merespons.
Hindari klik link yang tidak jelas.
Hubungi pihak terkait melalui nomor resmi.
Membuat “kata sandi rahasia keluarga” juga bisa menghindarkanmu dari vishing.
3. Gunakan Kanal Resmi
Jangan mengandalkan ringkasan AI untuk mencari nomor customer service.
Selalu periksa website resmi atau kartu debit/kredit untuk mendapatkan kontak yang benar.
4. Terapkan Pengamanan Digital yang Kuat
Gunakan:
Aktifkan update otomatis agar perangkat terlindungi dari celah keamanan.
5. Aktifkan Notifikasi Transaksi dan Monitoring Kredit
Pantau aktivitas rekening dan laporan kredit secara berkala. Ini membantumu mengambil tindakan cepat bila ada transaksi mencurigakan.
Sebagai penutup, tetaplah waspada dan jangan mudah percaya pada pesan, panggilan, atau situs yang tampak meyakinkan sekalipun. Dengan memahami taktik penipu berbasis AI dan menerapkan langkah-langkah keamanan yang tepat, kamu bisa menjaga data pribadi serta uangmu tetap aman. Ingat, perlindungan terbaik selalu dimulai dari kewaspadaan diri sendiri.