ilustrasi Manila, Filipina (unsplash.com/Kristine Wook)
Filipina termasuk negara yang cukup menarik karena menawarkan permanent residency melalui deposito sebesar 75.000 dolar AS atau sekitar Rp1,23 miliar. Ada dua program utama yang tersedia, yaitu Special Investor’s Resident Visa (SIRV) dan FAB Investor Visa (FIV). Keduanya memungkinkan pemohon tinggal, bekerja, dan belajar di Filipina tanpa syarat minimum tinggal tahunan. Selain itu, pasangan dan anak tanggungan juga bisa dimasukkan ke dalam aplikasi tanpa tambahan investasi.
Meski nominal investasinya sama, proses kedua program ini cukup berbeda. SIRV dikenal jauh lebih cepat karena prosesnya bisa selesai dalam hitungan minggu, sedangkan FIV sering mengalami waktu tunggu lebih lama. Filipina juga membuka peluang naturalisasi setelah memenuhi syarat tinggal selama 10 tahun. Namun, aturan kewarganegaraan di sana pada dasarnya mengharuskan pemohon melepas kewarganegaraan lama jika ingin menjadi warga negara Filipina.
Program izin tinggal berbasis deposito memang semakin jarang ditemukan di dunia. Banyak negara kini lebih memilih skema investasi properti atau bisnis dengan nilai yang jauh lebih besar. Meski begitu, Ekuador, Mesir, Azerbaijan, dan Filipina masih menawarkan opsi yang relatif lebih terjangkau bagi orang yang ingin memiliki izin tinggal luar negeri tanpa membeli rumah.
Nominal investasinya memang tetap besar jika dihitung dalam rupiah, tapi masih lebih rendah dibanding banyak program golden visa lain. Karena itu, sebelum memilih program tertentu, kamu tetap perlu mempertimbangkan tujuan jangka panjang, kemampuan finansial, dan aturan imigrasi terbaru dari negara tujuan.