Tunjangan Hari Raya (THR) sering dianggap sebagai uang tambahan yang datang menjelang Lebaran. Banyak orang memanfaatkannya untuk membeli pakaian baru, memberikan angpau kepada keluarga, atau memenuhi berbagai kebutuhan perayaan. Padahal, THR dapat menjadi momentum penting untuk memperbaiki kondisi finansial yang sempat terganggu akibat berbagai pengeluaran sepanjang tahun.
THR bisa menjadi titik awal untuk menata ulang kondisi keuangan. Perencanaan yang matang memungkinkan dana ini digunakan untuk melunasi kewajiban, memperkuat tabungan, hingga memulai investasi. Karena itu, pemahaman tentang pengelolaan THR secara bijak dapat membantu seseorang kembali ke jalur keuangan yang lebih sehat setelah Lebaran. Berikut adalah lima alasan THR jadi titik balik memulihkan kondisi keuangan.
