TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

[PUISI] Tersesat

Tolong aku!

ilustrasi tersesat (pexels.com/Maria Tyutina)

Pikiran kacau yang memenuhi diri
Langkah kaki yang tak tentu arah
Tanpa sadar aku tersesat
Namun, untunglah ada sekumpulan orang di depanku

Lanjutkan membaca artikel di bawah

Editor’s picks

Tapi, apa ini, aku takut! 
Itulah yang terlintas di pikiranmu saat pertama kali melihatnya
Aku sembunyi menjauhinya
Tanganku bergetar menutupi wajah

Badanku merinding hebat
Ada hawa dingin yang membuat bulu kudukku berdiri
Siapa dia? 
Kenapa semua orang menyukainya

Kenapa tak ada yang menyadarinya? 
Apakah hanya aku yang bisa melihat warna aslinya? 
Tiba-tiba ada nafas yang berhembus di belakangku
Tangan yang berat memegang pundakku

Suara parau terdengar di telingaku
Tidak! 
Apakah dia menangkapku? 
Ku beranikan diri menatapnya

Senyuman yang seperti iblis menyeringai padaku
Tolong! 
Siapa pun itu, tolong aku! 
Aku tak ingin tenggelam dalam kegelapan bersamanya

Baca Juga: [PUISI] Asmara pada Bilik Asrama

Verified Writer

Shella Rafika Sari

.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya