Tangisku terjebak untuk memori yang tak pernah pudar
Diri kecilku masih ada di sekitar
Bertahan hingga sekarang
Di balik buai indah kenangan
Ketika bernaung di bawah hujan
Dan hidup hanya tentang tangis dan tawa
Atas nama yang telah lalu
Terus saja berulang
Sebab merindu esok adalah kemustahilan
Saat hanya kemarin yang terlihat jelas
Tak kurasakan tubuhku memupuk harap
Terhadap bimbang yang meratap
Setidaknya engkau masih kutawan
Meski waktu kadang menertawakan