Mengusap luka kata berkilau
Berseru nada manis memukau
Tersembunyi badai mengundang gurau
Seruan kalimat kacau balau
Sanjungan gula beracun
Dari cangkir mengundang minum
Menghadiahkan tanpa urung
Pahit pujian pujangga
Anyaman kata tanpa rupa
Setiap benang adalah dusta
Memanggil jeda tak bernama
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Bedebah dalam Sanjungan
![[PUISI] Bedebah dalam Sanjungan](https://image.idntimes.com/post/20230808/pexels-engin-akyurt-3214207-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-27e20cfdfef530dadad9c2fd36d48318.jpg)
ilustrasi meredam emosi (pexels.com/Engin Akyurt)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us