Sunyi datang tanpa diundang
Ia duduk di dada seperti beban
Hari terasa terlalu sempit
Untuk harapan yang masih ingin bernapas

Aku berdiri di sendiri di tepian
Di bawah kaki ragu menunggu
Tak ada tanda ke mana melangkah
Hanya degup yang terdengar kencang

Harapan menjadi kata yang berat
Hari ini meminta lebih dari doa
Perut mengerti lebih cepat
Bahwa keyakinan tak selalu cukup

Aku sudah berjalan sejauh ini
Dengan lutut gemetar dan mata terbuka
Meski sunyi terus mendesak
Aku masih menahan diri dari jatuh