Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Benar Pada Akhirnya
ilustrasi sedang menulis catatan (pixabay.com/Iffany)

Benar pada akhirnya
Puisi ini tak pernah sampai kepadamu
Sementara larik-lariknya menguning, kau di sana
Bersama keinginan yang pernah kutanam dalam
Dalam tahun-tahun yang temaram

Kau pergi dan memang kita tak pernah terjadi
Puluhan sajak dan ratusan bait tak ada artinya
Cinta tak pernah menebak
Dan waktu tak mau menunggu

Memang masih kurindukan kau, kadang-kadang
Saat malam yang sepi datang mendekap
Tapi memang tak ada dendam
Sebagaimana tak ada sedih

Hanya waktu yang kurasa terlalu laju
Sedang keping-keping dulu belum tersapu

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team