Benar pada akhirnya
Puisi ini tak pernah sampai kepadamu
Sementara larik-lariknya menguning, kau di sana
Bersama keinginan yang pernah kutanam dalam
Dalam tahun-tahun yang temaram
Kau pergi dan memang kita tak pernah terjadi
Puluhan sajak dan ratusan bait tak ada artinya
Cinta tak pernah menebak
Dan waktu tak mau menunggu
Memang masih kurindukan kau, kadang-kadang
Saat malam yang sepi datang mendekap
Tapi memang tak ada dendam
Sebagaimana tak ada sedih
Hanya waktu yang kurasa terlalu laju
Sedang keping-keping dulu belum tersapu
![[PUISI] Benar Pada Akhirnya](https://image.idntimes.com/post/20261020/67605_f3593cc8-6dba-4095-a966-a5c644da557b.png)