Semenjak awal pun
Sudah menahu aku
Kalau tawa yang
Dahulu itu
Hanya menabur garam
Sebelum merobek lukanya
Diam-diam sekaligus
Biarpun seluruh
Tutur masih kusimpan
Dalam brankas
Hati yang payah
Alih-alih tabah
Namun tak perlu
Engkau
Jadi gelisah
Mendung pagi ini
Tetap saja aku
Menyediakan
Satu lagi cadangan
Payung hijau
Untuk kaupakai
Bersama gadismu
![[PUISI] Berpayung Sendiri](https://image.idntimes.com/post/20251001/pexels-sergio-geller-301814034-13371863_496e64f7-30ff-49f2-83d7-907e0bf0fb0a.jpg)