Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Bukan Aku yang Tak Cukup

1 min read
[PUISI] Bukan Aku yang Tak Cukup
ilustrasi wanita yang memilih melangkah pergi dari masa lalu (pexels.com/Cristiano Sinisterra)
  • Tokoh lirik awalnya menyalahkan diri sendiri atas perpisahan dan mencari kesalahan di tengah kenangan yang tersisa.
  • Ia terluka melihat mantan pasangan sudah menemukan hati baru, sementara dirinya masih memegang janji dan pengorbanan.
  • Pada akhirnya, ia menyadari dirinya layak dicintai, memilih menjauh perlahan, dan menginginkan hubungan yang saling diperjuangkan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Dulu kukira kau pergi karena aku tak cukup
Maka kusalahkan diri atas yang runtuh
Kucari salahku di sisa kenangan
Tanpa sadar, kaulah yang memilih menjauh

Belum sempat luka belajar mengering
Kulihat kau telah menemukan hati yang baru
Sementara aku masih memeluk sisa janji
Dan bertanya, ke mana perginya semua pengorbananku?

Kini kusadar, bukan aku tak layak dicinta
Hanya kau yang tak tahu cara menjaganya
Telah kuberikan hati tanpa menyisakan apa-apa
Namun kau pergi, seolah kita tak pernah ada

Maka biarlah langkahku menjauh perlahan
Meski hati ini belum benar-benar pulih
Aku berhak dicinta tanpa harus meminta
Dan diperjuangkan seperti dulu aku memperjuangkanmu

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team

    Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia