Sebutir apel merah di atas meja
Lahir ke dunia tanpa cela
Mengingatkanku pada dongeng lama
Tentang Putri Salju yang tak berdaya
Namun apel ini tak menyimpan dendam
Dagingnya manis, kulitnya terang
Sebab semua yang tumbuh dari alam
Selalu bermula dari kasih sayang
Hingga dunia luar datang menyentuh
Membawa racun perlahan-lahan
Seperti bayi yang lahir utuh
Polos dan suci tanpa kesalahan
Namun jika hidup di ruang yang salah
Noda gelap mulai bersarang
Mengubah hati yang dahulu ramah
Menjadi luka bagi sekeliling
Maka berjalanlah di arus yang suci
Pada kebaikan yang tetap teduh
Agar hidupmu tak berakhir dibenci
Menjadi racun di hati sesama yang runtuh
![[PUISI] Bukan Apel Putri Salju](https://image.idntimes.com/post/20260518/gkvp-w390ptk7fzu-unsplash_0596743b-c62a-4138-976c-40e625f4e9c6.jpg)