Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Buku Tua di Sudut Ruangan
ilustrasi buku tua (pexel.com/Wojtek Pacześ)

Di sana, disudut ruangan usang
Berdiri sebuah rak buku raksasa
Berjajar rapi sesuai abjadnya
Beragam jenis bukunya

Dari yang membuatmu tertawa
Hingga membuatmu berfikir keras
Buku-buku yang terlihat
Menampilkan warna usang yang eksentrik

Merah pekat, bagai warna darah
Entah apa tujuan diwarnainya
Terasa rapuh bila disentuh
Tapi terlalu sayang bila dibuang

Kugenggam perlahan sang buku
Kuhapus debu usang yang menempel
Kubuka satu persatu halamanya
Kubaca perlahan-lahan setiap lembarnya

Kuresapi makna yang tertulis
Tak terasa air mata jatuh perlahan
Mirisnya kehidupan yang kau lalui
Tersimpan disudut ruangan tua berdebu

Tak dianggap, dibuang dan dijauhi
Hanya mampu meluapkan emosi
Lewat kata-kata dalam tulisanmu
Tak apa, kini kau tak sendiri

Ada aku yang menemani
Dalam suka dan duka
Dalam diam yang kau rajut terlalu lama
Walau hanya bisa kupahami lewat kata-kata

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team