Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Cara Tabah Menghapus Jejak yang Menetap
ilustrasi buku (Pixabay.com/Jose Antonio Alba)

Aku masih di sudut meja yang sama,
belajar mengeja namamu
tanpa getar—

Sebab rindu
seringkali menjadi tamu
yang lupa jalan pulang,

betah mengetuk pintu ingatan
terus-menerus,
tanpa lelah

​Aku telah merapikan sisa tawa,
menyimpannya
di bawah tumpukan duka
hingga pada pintu sadar
bahwa

Mencintai,
tak selamanya tentang memiliki,
terkadang ia menjadi sebuah proeses seni untuk melepaskan
tanpa harus memeluk membenci

© Chesamstory

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team