Di tengah terik matahari siang
Orang-orang mengepung kedai es krim itu
Menunggu dingin menyentuh lidah
Di antara udara yang terasa membakar
Aku terpaku di seberang jalan
Menyaksikan wajah-wajah yang bertransisi
Senyum merekah begitu pesanan sampai di tangan
Membasuh peluh yang tadinya membebani
Es krim itu mencair perlahan
Layaknya lelah yang ikut luruh
Memberi jeda dari panas yang menekan
Meski sekejap, namun terasa penuh
Di tengah hari yang terasa menyiksa
Bahagia sering kali hadir tanpa diduga
Dari hal-hal kecil yang sederhana
Tinggal bagaimana kita memaknainya
![[PUISI] Di Seberang Kedai Es Krim](https://image.idntimes.com/post/20260407/pexels-infou-28398246_d7a63c52-e5a2-4cd8-bb8f-a116c4bd53ae.jpg)