Hujan turun seperti doa dan rahasia langit
Yang mengetuk bumi dengan bahasa yang pelit
Setiap rintiknya menyimpan rasa yang pahit
Namun jatuhnya lembut diulit waktu yang sempit
Ia datang tanpa janji, tanpa suara keras
Hanya gemerisik rindu yang lolos dari batas
Jalanan basah jadi cermin kenangan yang jelas
Memantulkan wajah lama yang tak sempat dilepas
Di balik mendung, hujan belajar bersabar
Menunggu awan lelah menahan getar
Lalu jatuh, pecah, dan kembali menyebar
Seperti perasaan yang akhirnya berani sadar
Jika hujan adalah cara langit bercerita
Maka bumi pendengar setia yang tak pernah meminta
