Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Kepala Dingin di Hari Panas

ilustrasi relaksasi
ilustrasi relaksasi (pexels.com/Mikhail Nilov)

Hari menekan seolah matahari sangat dekat
Kata-kata tajam sangat ingin kulepaskan
Dada panas ingin membalas cepat
Namun aku memilih berhenti sejenak

Amarah datang dari setiap arah
Ia meminta suara dan pembenaran
Aku menahannya dengan helaan nafas
Menjaga pikiranku agar tetap utuh

Tidak semua makian perlu kujawab
Tidak semua hinaan harus kudengarkan
Ketenangan hadir dari hati yang bersih
Bukan dari teriakan yang membara

Saat panas perlahan mulai surut
Aku masih berdiri di tempat yang sama
Kepala dingin menjaga arah jalanku
Melangkah ke tempat tujuan tanpa sesal

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Kepala Dingin di Hari Panas

03 Feb 2026, 12:07 WIBFiction
ilustrasi potret buram (pexels.com/Cottonbro studio)

[PUISI] Simpang Buram

03 Feb 2026, 06:12 WIBFiction
ilustrasi taman

[PUISI] Taman yang Salah

03 Feb 2026, 05:24 WIBFiction
dua cangkir kopi hitam

[PUISI] Sepasang Americano

02 Feb 2026, 20:27 WIBFiction
ilustrasi pintu

[PUISI] Pertentangan Liat

02 Feb 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi berdiri di atas panggung

[PUISI] Ingin Dipuja

02 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi menutup muka dengan buku

[PUISI] Sampul Buku

01 Feb 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi nerdiri di atas panggung

[PUISI] Ingin Dipuja

31 Jan 2026, 21:48 WIBFiction
ilustrasi melangkah bebas

[PUISI] Mimpi Tanpa Batas

31 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi laki-laki disabilitas di pinggir pantai

[PUISI] Berlari Tanpa Kaki

30 Jan 2026, 21:48 WIBFiction
ilustrasi pertarungan

[PUISI] Menyendiri

30 Jan 2026, 21:07 WIBFiction