Episode itu berputar
kamu, aku, aku, kamu
berseteru di tengah melodi
karena semua tahu akan ini
tak jadi kita, hanya aku kamu
Episode itu berjalan
tanpa kutahu akan rasamu
hingga kusadar kultusanmu
adalah nyata, bukan candaan
melingkupiku yang mati rasa
Episode itu mati
ketika pernyataanmu maujud
dan aku, selalu pilih menolak
ketika itulah kau akhirnya buram
menjadi luput dan tak muncul lagi
