Aroma tanah basah, suara gagak dan kembang kenanga, begitu sempurna cara dunia mengoyakku
Aku menyaksikan dengan kantung mata yang nyaris meledak, tumpukan tanah basah perlahan menelanmu
Hilang pula untukku cinta paling tulus
Terhenti pula untukku rapalan doa paling panjang
Hari-hari berlalu begitu datar ...
Jantungku berdetak dengan ritme yang nyaris redup
darahku hampir kehilangan desirnya
hanya ada hening serupa hamparan danau dan sesak tenggelam di palung terdalamnya
Saat aku mencari sisa aromamu dalam tumpukan baju,
Yang kudapati hanya hampa paling pekat
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Hampa Paling Pekat
![[PUISI] Hampa Paling Pekat](https://image.idntimes.com/post/20211201/screenshot-2021-12-02-06-28-11-62-05a5d90acaf95490d8b345b438f0c8a0-3e1a8ae0a25f6c06f8c827628a0da838.jpg)
ilustrasi wanita sendirian (Pixabay/Graehawk)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- [PUISI] Rahasia Rindu05 Dec 2021, 21:08 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
Editorial Team
EditorFatimah Ridwan
Related Article
[PUISI] Perkara Jatuh Cinta17 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Terlalu Serius pada Sebuah Kebetulan17 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Topeng-topeng di Keramaian16 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Di Antara Puing Harapan16 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Barangkali Menyerah Juga Bentuk Keberanian16 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Terlalu Banyak16 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tentang Hari Esok yang Belum Tiba15 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Mimpi dengan Alur yang Padat15 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Aku Hanyalah Rapuh yang Terpendam15 Oct 2026, 09:07 WIB
[PUISI] Napas Kecil di Tengah Asap15 Oct 2026, 07:25 WIB
[PUISI] Telanjur Berharap pada Hal yang Samar15 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Bahagia Sebesar Remah Roti14 Oct 2026, 22:22 WIB
[PUISI] Ketika Takdir Menghunuskan Lara14 Oct 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Jika Awan Sudi14 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Setelah Lelah, Apa yang Tersisa?14 Oct 2026, 17:57 WIB
[PUISI] Rumah Bernama Ibu 14 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Mengira Singgah sebagai Rumah14 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Sebelum Senja Benar-benar Pergi13 Oct 2026, 21:27 WIB
[PUISI] Debu Diatas Kelopak13 Oct 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Pesona Bentala Memahat Pemikat Nirwana13 Oct 2026, 10:07 WIB