Emosi berlarian di lorong dada
Persis angin kehilangan rumah
Pecah tawa dalam gema sunyi
Menangis di pelupuk waktu yang letih
Panggung bayangan,
Tempat rindu menari dengan topeng cahaya.
Sedang logika berdiri di sudut gelap,
Menghitung luka seperti bintang yang jatuh
Kadang bahagia hanya fatamorgana,
Menggoda langkah di gurun harapan
Mengejar dengan napas yang terengah,
Pecah dalam kaca mimpi
![[PUISI] Ilusi Emosi](https://image.idntimes.com/post/20230820/pexels-engin-akyurt-3214207-d970b9a19a754cc9ecd9f9b6f7df74c6-be3f4ff254dc2d1bccb8ac22b71d3d2f.jpg)