Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Lampu di Dada Malam

[PUISI] Lampu di Dada Malam
ilustrasi lampu hias (pixabay.com/Pexels)
Share Article

Malam menumpahkan tinta ke langit
dan bintang-bintang hanyalah luka kecil
yang mengintip dari kain gelap semesta

Angin berjalan tanpa kaki
menyisir rambut pepohonan
seperti ibu yang menenangkan anaknya yang gelisah

Di dadaku ada sebuah kota sunyi
jalan-jalannya dibuat dari pertanyaan
dan lampu-lampunya menyala dari keraguan

Waktu adalah sungai yang tak pernah kembali
mengangkut daun-daun hari
ke laut yang tak bernama

Sementara manusia
hanya perahu kayu rapuh
yang keras kepala mengarungi kabut
meski tahu peta langitnya robek

Namun, entah mengapa
di tengah samudra gelap itu
masih ada api kecil yang menolak padam
seperti kunang-kunang yang bersikeras menyaingi bintang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More

[PUISI] Pukul Tujuh Pagi

19 Jun 2026, 11:07 WIBFiction
[PUISI] Jurang

[PUISI] Jurang

18 Jun 2026, 16:47 WIBFiction
[PUISI] Parade Rasa

[PUISI] Parade Rasa

17 Jun 2026, 15:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Tersentuh

[PUISI] Tak Tersentuh

16 Jun 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Segenggam Getar

[PUISI] Segenggam Getar

16 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Pergi ke Matahari

[PUISI] Pergi ke Matahari

16 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Rindu Tak Bertuan

[PUISI] Rindu Tak Bertuan

15 Jun 2026, 21:07 WIBFiction