Malam masih menyimpan namamu
di antara sunyi dan cahaya bulan yang sendu
Aku masih sering mencarimu
di kursi kosong, di jalan yang kita kenal
seolah langkahmu akan terdengar lagi
seolah kau hanya pergi sebentar
dan lupa memberi kabar kepadaku
Kini jarak kita bukan lagi kota
bukan pula panjangnya perjalanan
Kau berada di tempat yang tak mampu kutuju dengan kaki
sementara rinduku terus tumbuh
tanpa tahu harus pulang ke mana
tanpa tahu kepada siapa
harus kuceritakan kehilangan
Jika cinta masih mengenal jalan
biarlah rinduku sampai kepadamu
Katakan bahwa aku masih mengingatmu
masih menyebut namamu dalam doa
dan meski waktu perlahan menghapus jejakmu dari dunia
tak akan kuhapus tempatmu
dari dalam hatiku
![[PUISI] Kepada Kamu yang Tak Lagi Pulang](https://image.idntimes.com/post/20261005/pexels-ralitsa-racheva-568537-7553194_b5cb0e03-fe6c-4b60-a8b9-5d6262cfe754.jpg)