Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

[PUISI] Lelah yang Terbayarkan

1 min read
[PUISI] Lelah yang Terbayarkan
ilustrasi wanita yang sedang bahagia (unsplash.com/Agnieszka Boeske)

Langkah ini dulu pernah gemetar
Namun kini berdiri menatap langit dengan tegap
Segala sakit yang dulu terasa berat
Kini menjelma jadi hembusan nafas lega

Malam panjang yang dulu kujalani sendiri
Telah berubah menjadi pagi yang tenang
Air mata yang pernah jatuh tanpa arti
Kini menjadi saksi bisu atas sebuah perjalanan

Setiap luka yang pernah kupeluk erat
Mengajari arti dari bertahan tanpa suara
Bahwa tak semua yang runtuh adalah akhir
Ada yang tumbuh meski tidak sempurna

Kini lelahku bukan lagi beban yang kupikul
Tapi jalan menuju diriku yang baru
Di balik semua rasa sakit yang kulalui
Semua ini memang layak untuk kuperjuangkan

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
    Share Article
    Editorial Team

    Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia