Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Melukis Bayangmu

[PUISI] Melukis Bayangmu
ilustrasi orang melukis (pexels.com/Daian Gan)

Kulukis bayangmu di benakku
Dengan sapuan khas warna abu
Yang membuat segalanya tampak sepia
Begitu pula dirimu di dalamnya—lukisanku

Jejak kaki yang memudar
Aroma tubuh yang tak lagi menguar
Punggung tegap yang menghilang dari pandang
Segalanya kulukis di benakku

Agar seandainya jika aku keliru mengingat bagaimana rupamu
Setidaknya bayanganmu masih kuingat tanpa ragu
Agar setidaknya jika aku tiba-tiba lupa ingatan perihalmu
Yang akan kuingat pertama kali adalah lukisan tentangmu
Lukisan di kepala yang abadi—sampai mati

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Hari Ini, Aku Berani Lagi

15 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sahabat Bertumbuh

[PUISI] Sahabat Bertumbuh

11 Apr 2026, 20:28 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hari Jumat

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction