Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Harap yang Berkabung

[PUISI] Harap yang Berkabung
ilustrasi kursi kosong (pexels.com/Abdulkadir Emiroğlu)

Setitik luruh menghantam tabu.
Mengikis batu yang tak lagi utuh.
Diam, sepi kian merana.
Lambat, tanpa rasa salah.
Menanti jutaan harap yang tak terbayar.

Lama waktu berganti zaman.
Harap yang melangkah merajut harsa.
Mengais mimpi melubangi harap.
Menuntut waktu kian melambat.
Menuntut batu untuk kian berpijar pada musim hujan.

Lamat sunyi kian menerkam.
Menebak angan yang tak suara.
Aku merana, membayangkan manisnya kasih pada dulu kala.
Aku merana, melihat mereka saling menebar cinta.

Oh, sayang.
Kapan waktu aku menantimu?
Menanti janji tanpa ujung.
Menanti harap yang berkabung.
Mengharap sudah aku terlanjur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Hari Ini, Aku Berani Lagi

15 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sisa Tawa di Dada

[PUISI] Sisa Tawa di Dada

15 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Ladang Bancakan

[PUISI] Ladang Bancakan

13 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sempurna

[PUISI] Sempurna

12 Apr 2026, 17:48 WIBFiction
[PUISI] Asing

[PUISI] Asing

12 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Sahabat Bertumbuh

[PUISI] Sahabat Bertumbuh

11 Apr 2026, 20:28 WIBFiction
[PUISI] Kepada Hari Jumat

[PUISI] Kepada Hari Jumat

11 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Tak Punya Kuasa

[PUISI] Tak Punya Kuasa

11 Apr 2026, 05:04 WIBFiction