Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
[PUISI] Mengenang Tanpa Terluka
potret hitam putih seorang perempuan (magnific.com/ASphotofamily)

Kini tak lagi kucari siapa yang salah
Tak lagi kuhitung berapa air mata yang tumpah
Biarlah yang pergi menjadi kisah yang indah
Dan yang tersisa menjadi alasan untuk melangkah

Aku belajar mencintai hidup tanpa tergesa
Menerima sunyi tanpa menyebutnya nestapa
Sebab sembuh bukan berarti aku lupa
Tapi aku mampu mengenang tanpa kembali terluka

Jika kelak kenangan mengetuk kembali
Akan kusambut tanpa ingin memiliki
Sebab telah kupahami satu hal dari perjalanan ini
Patah bukan akhir, hanya cara hati belajar berdiri

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team