Malam jatuh tanpa bintang, tanpa pelita
Tangan terulur, mencari arah yang sirna
Di antara bayang, ragu melukis cerita
Dinding bisu, dingin menyentuh jiwa
Setiap jejak adalah tanya yang menganga
Suara hati jadi kompas satu-satunya
Ada apa di balik tirai pekat ini?
Bentuk tak pasti, wajah samar yang menanti
Sebuah harapan, atau kehampaan abadi
Namun langkah terus melaju, walau tak melihat
Sebab yakin, ada fajar yang kan terbit
Meski harus meraba, dalam gelap yang tak gentar
![[PUISI] Meraba dalam Gelap](https://image.idntimes.com/post/20251206/sideways-artist-playing-piano-smoke-shadows-effects_4143ac32-028c-4e95-a589-09d139f1931b.jpg)