Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Puing-Puing Harapan

[PUISI] Puing-Puing Harapan
ilustrasi pasangan saling berpelukan (pexels.com/cottonbro studio)

Menggenggam jari-jemarimu dalam imajinasi
Mencoba meraih bahagia yang kian tak pasti
Aku enggan pergi
Di sini saja, kita perlu mencari solusi

Cinta tidak pernah ingin memahami
Selalu kembali karena pilihan hati
Bahkan hancur pun ia tidak peduli
Sudah puing-puing pun, ia tetap saja berambisi
Tapi nyalinya yang besar sering kali ditelan sunyi

Banyak lika-likunya
Banyak sekali batasannya
Sayang, kita seperti terpenjara

Sementara suaramu hanya gema di kepala,
aku mencoba merangkai sisa-sisa tawa kita
Aku percaya pada doa-doa
Hari yang ditunggu akan tiba
Dan daftar mimpi akan kita raih bersama

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Rumah Ternyaman

03 Apr 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Sebongkah Es

[PUISI] Sebongkah Es

03 Apr 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Lahan Basah

[PUISI] Lahan Basah

02 Apr 2026, 22:22 WIBFiction
[PUISI] Rahasia Pagi

[PUISI] Rahasia Pagi

02 Apr 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bahasa Air Mata

[PUISI] Bahasa Air Mata

01 Apr 2026, 21:22 WIBFiction
[PUISI] Reruntuhan Cahaya

[PUISI] Reruntuhan Cahaya

01 Apr 2026, 05:04 WIBFiction