Seteguk air mendarat bebas di kerongkongan
Membilasi keringnya panas dahaga
Menyegarkan kembali perasaan
Yang sempat hilang entah ke mana
Sambil sejenak menatap indahnya taman bunga matahari di depan
Juga mengingat-ingat beberapa adegan
Yang mungkin perlu disadari lebih dalam
Agar tak lagi datang salah paham
Maka, secarik surat ini segera kulipat
Lalu, kumasukkan ke dalam sekotak kertas putih
Kuantarkan langsung pada pukul empat
Sebagai tanda kasihku yang lebih
Balasan datang sangat kuharap
Tak lelahnya kudalam berdoa
Karena kuingin kembali menatap
Menatap dia untuk selama-lamanya
![[PUISI] Niskala](https://image.idntimes.com/post/20250709/1000201403_2b9fd536-f55e-429e-92f9-efae8e7fad9a.jpg)