Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Niskala
istockphoto.com/ oatawa

Seteguk air mendarat bebas di kerongkongan
Membilasi keringnya panas dahaga
Menyegarkan kembali perasaan
Yang sempat hilang entah ke mana

Sambil sejenak menatap indahnya taman bunga matahari di depan
Juga mengingat-ingat beberapa adegan
Yang mungkin perlu disadari lebih dalam
Agar tak lagi datang salah paham

Maka, secarik surat ini segera kulipat
Lalu, kumasukkan ke dalam sekotak kertas putih
Kuantarkan langsung pada pukul empat
Sebagai tanda kasihku yang lebih

Balasan datang sangat kuharap
Tak lelahnya kudalam berdoa
Karena kuingin kembali menatap
Menatap dia untuk selama-lamanya

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team