Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

[PUISI] Doa untuk Sebuah Rumah

[PUISI] Doa untuk Sebuah Rumah
ilustrasi rumah (unsplash.com/Rey Joson)
Share Article

Rumah putih di seberang jalan itu
Selalu singgah lebih lama di mataku
Catnya mulai pudar dimakan waktu
Namun hangatnya tak pernah ikut luruh

Di halaman kecil yang dipenuhi bunga
Angin sore datang membawa tenang
Dan entah sejak kapan setiap menatapnya
Tumbuh harapan kecil di dalam dadaku

Setiap kali aku melewati rumah itu
Selalu ada doa yang lirih terucap
Semoga suatu hari nanti
Aku punya rumah sehangat itu

Bukan rumah besar penuh kemewahan
Bukan bangunan tinggi yang mengagumkan
Aku hanya ingin rumah sederhana
Yang membuat lelahku merasa dipeluk pulang

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ananda Zaura
EditorAnanda Zaura

Related Articles

See More

[PUISI] Menyulam yang Rapuh

06 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Lumrah yang Susah

[PUISI] Lumrah yang Susah

06 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Kompas yang Patah

[PUISI] Kompas yang Patah

05 Jun 2026, 09:07 WIBFiction
[PUISI] Tak Pernah Usang

[PUISI] Tak Pernah Usang

04 Jun 2026, 16:57 WIBFiction
[PUISI] Sisi Gelap Senja

[PUISI] Sisi Gelap Senja

04 Jun 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Balikpapan Baru

[PUISI] Balikpapan Baru

03 Jun 2026, 21:27 WIBFiction
[PUISI] Komuni Jiwa

[PUISI] Komuni Jiwa

03 Jun 2026, 09:08 WIBFiction
[PUISI] Negara Hadir

[PUISI] Negara Hadir

03 Jun 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Jingga Selamanya

[PUISI] Jingga Selamanya

01 Jun 2026, 19:38 WIBFiction