Nostalgia pada memoir berabad silam
Membawa kaki menapak mantap
Pada gerbang tua di sudut jalan
Yang tampak usang dan kumuh
Lantas kujajal dengan penuh yakin
Tak ada seorang pun penduduk
Hanya ada rintihan tajam gagak
Serta tusukan samar sepoi angin
Serta diriku sendiri berdiri
Menatap runtuhan bangunan
Tempatku bertumbuh besar
Tertawa dan menangis haru
Lalu berteriak dan berseteru
Ludes habis dilahap petaka
Menyisakan kenangan pahit
Begitulah namanya, kota mati
Bergaris polisi dilarang masuk
Sama seperti diriku yang pergi
Kota itu juga pergi menjauh
Dariku, dari lubuk terdalam hati
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Perihal Kota Mati
![[PUISI] Perihal Kota Mati](https://image.idntimes.com/post/20250630/img-20250630-wa0001_1f681eab-588e-4111-8a6f-7af0e5fcc91d.jpg)
Ilustrasi perihal kota mati (pexels.com/Filipa Moreira)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Perempuan Penggerak Koperasi Tangguh di Tepi Rel20 Oct 2026, 09:20 WIB
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
Editorial Team
EditorNabila Inaya
Related Article
[PUISI] Formula Asmara Meracik Tawa 25 Oct 2026, 07:07 WIB
[PUISI] Pemakaman bagi Mimpi yang Terlalu Lama Ditunda25 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Kota yang Menjual Keheningan25 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Hutan Mengabu dan Burung Tak Bersuara24 Oct 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Cahaya di Balik Kesedihan24 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Rapat Darurat di Dalam Kepala24 Oct 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Rintik yang Pulang Setelah Penantian24 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Janji Manis Dewa Petir yang Menyambar Kewarasan24 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Bangku Tua di Ujung Taman23 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Asa Berperi23 Oct 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Bencana di Balik Angka23 Oct 2026, 18:07 WIB
[PUISI] Jendela yang Selalu Terbuka23 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Anak Kecil Itu Sudah Mati23 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Melodi yang Kehabisan Kata22 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Juang Tanpa Henti22 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Figuran Tanpa Nama22 Oct 2026, 10:07 WIB
[PUISI] Mengukir Luka Baru22 Oct 2026, 08:18 WIB
[PUISI] Sungai yang Tidak Melawan Batu22 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Ketika Sarang Menjadi Abu22 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tetaplah Jatuh Cinta Walau Negara Porak-Poranda22 Oct 2026, 01:10 WIB