Perkara jatuh cinta, aku selalu mendapat jatuhnya
Cintanya selalu hilang diam-diam di pertengahan
Perkara jatuh cinta, aku kalah berkali-kali
Entah adakah kemenangan yang benar-benar murni untuk kudapatkan nanti?
Perkara cinta, aku pernah membuatnya begitu rumit
Hingga penyesalan datang ketika semuanya terlambat
Perkara cinta, aku pernah berjalan terlalu buru-buru
Hingga tak sempat menyadari apa yang sebenarnya kuinginkan
Perkara cinta, ada amarah, kebingungan, sunyi, dan sesal yang tinggal
Hanya menerka-nerka apa yang terjadi di ujung sana
Sebab aku pernah ingin memberi setulus apa pun yang kubisa
Namun diam dan hilang justru menjadi hadiah yang kudapatkan
Perkara cinta, mungkin memang bukan jalanku untuk saat ini
Terlalu banyak diam yang kutebak sendiri
Terlalu banyak hilang yang tak pernah kutahu mengapa
Mungkin untuk kali ini, sendiri adalah jalan yang perlu kutempuh dengan aman
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Perkara Jatuh Cinta
![[PUISI] Perkara Jatuh Cinta](https://image.idntimes.com/post/20261014/pexels-fire_baobao-1-2069620167-29925666_69b3a24b-f4ba-4182-9793-38f5964f8c3f.jpg)
ilustrasi wanita memegang bunga (pexels.com/fire_Baobao 1)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- Dipa Andika Bongkar Soal Perizinan dan Produksi Operasi Pesta Copet di Pestapora04 Sep 2026, 08:59 WIB
- [PUISI] Kepada Kegagalan07 May 2026, 05:25 WIB
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- [PUISI] Setiap Kata Adalah Semangat13 Nov 2025, 20:26 WIB
Editorial Team
EditorNabila Inaya
Related Article
[PROSA] Pasal Manusia Dewa18 Oct 2026, 06:02 WIB
[PUISI] Tak Mahir Mencipta18 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Tak Semua Perjuangan Menemukan Tujuan18 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Mereka yang Terasa Seperti Rumah17 Oct 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Kamu Telah Berdusta17 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Perkara Jatuh Cinta17 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Terlalu Serius pada Sebuah Kebetulan17 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Topeng-topeng di Keramaian16 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Di Antara Puing Harapan16 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Barangkali Menyerah Juga Bentuk Keberanian16 Oct 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Terlalu Banyak16 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Tentang Hari Esok yang Belum Tiba15 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Mimpi dengan Alur yang Padat15 Oct 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Aku Hanyalah Rapuh yang Terpendam15 Oct 2026, 09:07 WIB
[PUISI] Napas Kecil di Tengah Asap15 Oct 2026, 07:25 WIB
[PUISI] Telanjur Berharap pada Hal yang Samar15 Oct 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Bahagia Sebesar Remah Roti14 Oct 2026, 22:22 WIB
[PUISI] Ketika Takdir Menghunuskan Lara14 Oct 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Jika Awan Sudi14 Oct 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Setelah Lelah, Apa yang Tersisa?14 Oct 2026, 17:57 WIB