Cahaya jatuh perlahan di ambang jendela
Membangunkan mimpi yang masih tersisa
Ada aroma tanah yang basah oleh embun
Membawa tenang yang datang beruntun
Burung-burung berkicau di dahan tua
Menyambut hari tanpa banyak tanya
Dunia mulai sibuk dengan bisingnya
Namun di sini, sunyi masih punya makna
Aku belajar dari caramu menyapa pagi
Tanpa terburu, tanpa harus berlari
Menyambut hangat yang mulai merekah
Membuka hari dengan langkah cerah
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Rahasia Pagi
![[PUISI] Rahasia Pagi](https://image.idntimes.com/post/20260330/pexels-freestockpro-321599_1a9a2dbc-5f0d-4e84-99f5-4566c7a275bc.jpg)
ilustrasi suasana pagi (pexels.com/Atlantic Ambience)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks
Editorial Team
EditorAnanda Zaura
Follow Us