Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Mesin Penetas Mimpi

[PUISI] Mesin Penetas Mimpi
ilustrasi seorang anak kecil yang tertidur (pexels.com/Ron Lach)

Di sudut kepalaku berdengung mesin kecil
Menetas mimpi dari telur-telur ragu
Sayapnya basah oleh kemungkinan
Namun tetap mencoba terbang

Beberapa jatuh menjadi ide patah
Beberapa tumbuh menjadi keberanian
Tak semua lahir sempurna
Namun semuanya hidup sebentar di hatiku

Aku memelihara mesin itu dengan harap
Memberinya bahan bakar bernama percaya
Agar ia tak berhenti berdetak
Meski dunia sering mematikannya

Karena tanpa mesin penetas mimpi
Hidup hanya berjalan tanpa arah
Dan aku memilih bunyi yang berisik
Daripada sunyi yang kosong

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ken Ameera
EditorKen Ameera
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Bekas yang Tak Terlihat

30 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Bunga Surga

[PUISI] Bunga Surga

29 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Abu Pekat

[PUISI] Abu Pekat

29 Mar 2026, 21:04 WIBFiction
[PUISI] Mencari Damai

[PUISI] Mencari Damai

29 Mar 2026, 05:25 WIBFiction
[PUISI] Kalian Bisa Apa?

[PUISI] Kalian Bisa Apa?

28 Mar 2026, 21:44 WIBFiction
[PUISI] Merekam Sumbang

[PUISI] Merekam Sumbang

28 Mar 2026, 20:52 WIBFiction
[PUISI] Kelam

[PUISI] Kelam

28 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Subuh yang Beku

[PUISI] Subuh yang Beku

28 Mar 2026, 05:25 WIBFiction