Tempat angin pagi menyapa
Kala embun menetes di pucuk daun
Sebelum cahaya datang, semuanya hampa
Hidup dimulai saat mentari muncul di balik gunung

Di bawah atap ini kita berteduh
Dari dinginnya malam dan terik siang
Kalau tempat ini hilang, kita harus berlindung dimana?
Jangan rusak rumah tinggal kita

Kala waktu melaju dan genting kadang retak
Selama ada cinta yang saling menjaga
Rumah kita akan tetap berdiri
Di dalam dada tak lekang dan tak pergi