Kelak, tak ada lagi suara sepatu di teras,
hanya angin yang lewat tanpa balas.
Ayah tak lagi berdiri di ambang pintu,
ia jadi bisu dalam waktu yang terus berlalu.
Dulu ia adalah kata kerja:
menyediakan, memperbaiki, mengantar bahagia.
Kini hanya potret di rak kayu tua,
yang diam-diam masih menjaga doa.
Tak ada lagi tangan yang menggenggam takut,
hanya petuah yang menetap dalam lembut.
Ia telah menjadi bayang yang tak bisa dipeluk,
tapi terasa di tiap detik yang sunyi dan cukup.
Dan bila suatu hari hidup terasa patah,
ingatlah: ayah tak pernah benar-benar berubah.
Ia masih bekerja, bukan lagi dengan tubuh,
tapi dalam cara kita berdiri meski rapuh.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Saat Ayah Menjadi Kata Kerja
![[PUISI] Saat Ayah Menjadi Kata Kerja](https://image.idntimes.com/post/20250804/pexels-keynotez-7546012_1cd37bf8-b83e-4b90-a6e7-8b67239f4a70.jpg)
ilustrasi seorang ayah mengajari anaknya menggunakan sepeda (pexels.com/Key Notez)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Refleksi Sore Hari04 Aug 2025, 05:04 WIB
- [PUISI] Jendela Retak01 Aug 2025, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Melahap Asap 09 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Tanah yang Menyimpan Harapan09 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Orang yang Tak Pernah Dipahami08 Sep 2026, 21:27 WIB
[PUISI] Ketika Mimpi Terpecah08 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Antara Harap dan Ragu08 Sep 2026, 13:07 WIB
[PUISI] Logika yang Tak Mau Kalah08 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dari Abu yang Masih Hangat08 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Terlalap Api07 Sep 2026, 20:27 WIB
[PUISI] Luka dan Sepi07 Sep 2026, 20:07 WIB
[PUISI] Koloni07 Sep 2026, 13:07 WIB
[PUISI] Tersingkir07 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Dunia Ribut Sendiri07 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Berlimpah untuk Siapa?06 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Rasa yang Kujaga Tanpa Diminta06 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Tubuh yang Tidak Boleh Rubuh06 Sep 2026, 16:07 WIB
[PUISI] Bukan Rumah, Tapi Landasan Pacu06 Sep 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Tubuh yang Jiwanya Sudah Pergi06 Sep 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Resah Jiwa yang Masih Sendiri05 Sep 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Harmoni Kedamaian05 Sep 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Mungkin Hanya Serdadu05 Sep 2026, 20:22 WIB