Laut menulis sunyi dengan gumam ombak
Seolah rahasia tak pernah selesai dieja angin
Mendengar desirnya seperti doa patah,
Mencari pulang ke pintu langit
Terhalang rindu tak lagi bersuara
Garis cakrawala pun mengerut
Menjadi garis batas antara harap dan takut
Matahari tenggelam
seperti luka yang memilih diam
Laut pun membuka ruang
Mengajak berenang dalam doa
yang pecah
Karang sedang menjadi saksi
Diam kadang lebih lantang daripada kata
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Sajak Laut
ilustrasi ombak (pexels.com/Sascha Thiele)
Take a Deeper Read
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Curated For You
- [PUISI] Mendamba Atensi07 Dec 2025, 05:04 WIB
- [PUISI] Cepat Pulang08 Dec 2025, 05:04 WIB
Editorial Team
EditorYudha
Related Article
[PUISI] Menyembah Sepi07 Nov 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Izinkan Aku Gila Sebentar Saja, Tuhan07 Nov 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Bunga yang Dilarang Mekar06 Nov 2026, 21:17 WIB
[PUISI] Pelangi Setelah Kelabu06 Nov 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Patah Tak Menghentikan Arah06 Nov 2026, 17:07 WIB
[PUISI] Tentang Bunga yang Ingin Dirawat06 Nov 2026, 05:25 WIB
[PUISI] Tata Krama06 Nov 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Kehidupan Terkurung Plastik05 Nov 2026, 20:52 WIB
[PUISI] Barangkali Hanya Mimpi05 Nov 2026, 18:47 WIB
[PUISI] Jejak Air Mata05 Nov 2026, 11:16 WIB
[PUISI] Cinta yang Berlari Tanpa Sepatu05 Nov 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Sepasang Mata yang Kian Mencari04 Nov 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Bintang Keberuntungan04 Nov 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Akhir Pekan Bersamamu04 Nov 2026, 14:47 WIB
[PUISI] Abu Ketamakan04 Nov 2026, 05:04 WIB
[PUISI] Kisah Hati yang Terluka03 Nov 2026, 21:07 WIB
[PUISI] Selamat Tidur, Kenangan03 Nov 2026, 20:17 WIB
[PUISI] Sahabat yang Selalu Ada03 Nov 2026, 09:07 WIB
[PUISI] Selayaknya Tangan Angkasa03 Nov 2026, 08:25 WIB
[PUISI] Malam Biru03 Nov 2026, 08:08 WIB