Namanya gejala
Tumbuh mengakar dalam harap-harapan semu dalam kepala
Ia merupakan mengetuk-getuk ruang cahaya dalam pikiran ku
Kini, yang ada hanya asing dan hitam remang
Merayap berlahan-lahan
Dengan pasti rasa percaya diriku luluh lantak tak beraturan
Kini,
Aku tak tahu siapa namanya
Yang datang padaku hanya cemas yang tak bertepi...
Kali ini lebih hebat dari pada si gejala tadi. Si tanpa nama ini, merengut alam sadarku
Membuat telaga kecil pada setiap lekukan mata
Mematikan asa yang tersisa
Tapi, aku tak tahu...
Aku ini kenapa?
![[PUISI] Si Tanpa Nama](https://image.idntimes.com/post/20200212/7-luhan-m-20200212-14-9b37550e41eb32fd87cd5fdd8bff0b9e.png)