Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Udara Malam

[PUISI] Udara Malam
Pixabay.com/Bessi

Siliran angin berembus sejuk
Menyapa ramah kulit wajah
Membelai rambut nan panjang
Dan mengibaskannya lembut

Setiap kalinya udara mengalir
Aroma khas melayang tinggi
Lalu bersandar di saraf-saraf indrawi
Membawaku pada lintas memori

Pandanganku berganti panorama
Menghadirkan satu sosok bercahaya
Bagai bintang di langit utara
Seakan bersinar menyatakan lintang

Udara mendesis pilu
Membujuk bintang itu melewati bujur
Menyisakan garis terang di udara
Hingga terhilang dalam kegelapan malam

Malang, 7 Februari 2020

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Oen Rane
EditorOen Rane
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Sisa Suara di Dalam Hati

05 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Mengais Ironi

[PUISI] Mengais Ironi

04 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kelam Malam Silam

[PUISI] Kelam Malam Silam

04 Mar 2026, 05:04 WIBFiction
[PUISI] Menitip Doa

[PUISI] Menitip Doa

03 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Bius Standar Ganda

[PUISI] Bius Standar Ganda

02 Mar 2026, 13:07 WIBFiction
[PUISI] Jiwa yang Lapuk

[PUISI] Jiwa yang Lapuk

02 Mar 2026, 05:15 WIBFiction
[PUISI] Hilang

[PUISI] Hilang

01 Mar 2026, 21:07 WIBFiction
[PUISI] Kopi Tanpa Asap

[PUISI] Kopi Tanpa Asap

01 Mar 2026, 07:07 WIBFiction