Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

[PUISI] Udara Malam

Pixabay.com/Bessi
Pixabay.com/Bessi

Siliran angin berembus sejuk
Menyapa ramah kulit wajah
Membelai rambut nan panjang
Dan mengibaskannya lembut

Setiap kalinya udara mengalir
Aroma khas melayang tinggi
Lalu bersandar di saraf-saraf indrawi
Membawaku pada lintas memori

Pandanganku berganti panorama
Menghadirkan satu sosok bercahaya
Bagai bintang di langit utara
Seakan bersinar menyatakan lintang

Udara mendesis pilu
Membujuk bintang itu melewati bujur
Menyisakan garis terang di udara
Hingga terhilang dalam kegelapan malam

Malang, 7 Februari 2020

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Oen Rane
EditorOen Rane
Follow Us

Latest in Fiction

See More

[PUISI] Suatu Malam ketika Bintang Jatuh

12 Jan 2026, 17:07 WIBFiction
ilustrasi hakim

[PUISI] Korupsi Antik

12 Jan 2026, 05:04 WIBFiction
ilustrasi banjir dari atas

[PUISI] Nyanyian Duka

11 Jan 2026, 21:17 WIBFiction
ilustrasi berdoa

[PUISI] Kalimat Semesta

11 Jan 2026, 21:07 WIBFiction
ilustrasi bayangan seorang perempuan

[PUISI] Monolog

11 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi buku di reruntuhan gedung

[PUISI] Kata Paling Tabu

09 Jan 2026, 05:15 WIBFiction
ilustrasi cahaya lilin dan bunga

[PUISI] Pulih dalam Sepi

08 Jan 2026, 15:07 WIBFiction
Ilustrasi sampai jumpa

[PUISI] Sampai Jumpa Besok

08 Jan 2026, 05:15 WIBFiction