Di sudut sepi ingatan lama
Kusimpan namamu dalam diam
Angin membawa jejak tawa
Yang dulu singgah, kini tenggelam
Langit sore meredup perlahan
Menyapu jejak langkah kita
Waktu berjalan tanpa aba-aba
Menyisakan rindu di sela dada
Ingin kuulang cerita sederhana
Tentang kita yang belum luka
Di bangku tua dan canda yang sama
Hati utuh tanpa prasangka
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
[PUISI] Sisa Tawa di Dada
![[PUISI] Sisa Tawa di Dada](https://image.idntimes.com/post/20260412/bananayota-person-5956897_1920_b18da30c-6b96-423b-86ab-0a0c06d80e5d.jpg)
ilustrasi seseorang duduk menyendiri (pixabay.com/bananayota)
This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editorial Team
EditorYudha
Follow Us